Jelang Jadwal Padat Akhir Tahun, Manchester United Dapat Pukulan Telak

Manchester United kembali mendapat kabar buruk dari salah satu pemainnya. Padahal jadwal padat sudah menanti di akhir tahun 2024.



Jakarta - 
Sudah jatuh tertimpa tangga, pribahasa itu tepat sekali menggambarkan nasib Manchester United usai didepak Tottenham Hotspur dari perempat final Piala Liga Inggris. Tak cuma tersisih, MU juga dapat pukulan telak dengan kembali cederanya salah satu pemain.

MU harus mengakui keunggulan Tottenham 3-4. Pada laga tersebut Setan Merah tak bisa menurunkan bek Matthijs de Ligt karena sakit. Absennya De Ligt membuat manajer Ruben Amorim langsung memasang Victor Lindelof yang baur sembuh dari cedera.

Namun malapetaka malah menghampiri MU. Lindelof kembali terkena cedera dan harus diganti di akhir babak pertama oleh Jonny Evans. Sebenarnya Evans juga baru pulih dari masalah kebugaran.

Kondisi Lindelof akan diperiksa lebih lanjut oleh tim medis MU di hari Jumat (20/12/2024). Namun Amorim sudah was-was pemain asal Swedia itu bakalan absen cukup lama.

"Saya pikir dia punya sesuatu, kami harus memeriksanya untuk mengatakan secara spesifik apa yang dimilikinya, tetapi sulit kehilangan seorang pemain," kata Amorim kepada MUTV.

Bukan kali ini saja MU mendapati pemainnya kembali cedera setelah baru sembuh. Sebelumnya kondisi serupa dialami bek kiri Luke Shaw dan gelandang Mason Mount.

"Mereka bekerja sangat keras, mereka ingin kembali tetapi seperti yang saya katakan, hal yang sama terjadi pada Luke Shaw, Mason Mount dan Vic, mereka mengalami cedera, mereka tidak memiliki ruang untuk berlatih."

Amorim Pusing dengan Badai Cedera Manchester United

Ekspresi kecewa pelatih Manchester United, Ruben Amorim setelah laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 melawan Arsenal di Emirates Stadium, London, Inggris, Kamis (05/12/2024) WIB.


Cederanya Lindelof memusingkan Amorim. Apalagi MU akan menghadapi jadwal padat di akhir tahun. Seperti diketahui Liga Inggris tidak libur pada periode Natal dan Tahun Baru.

Absennya eks pemain Benfica tersebut membuat pilihan di lini belakang menjadi semakin terbatas. Amorim sendiri sangat butuh banyak bek tengah karena mengandalkan formasi 3-4-3.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama